Pasar Tradisional di Bandung Minim APAR

Pasar Tradisional di Bandung Minim APAR

- detikNews
Senin, 18 Jan 2010 18:00 WIB
Pasar Tradisional di Bandung Minim APAR
Bandung - Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Prijo Soebiandono, pasar tradisional di Kota Bandung belum memenuhi standar penanggulangan kebakaran.Bahkan untuk penyediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) saja masih minim.

Hal tersebut dikatakan Prijo kepada wartawan saat ditemui di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Senin (18/1/2010).

"Di pasar tidak ditemukan tandon air, APAR minim. Pelatihan pakai APAR pun kurang," kata Prijo.

Menurut Prijo, pasar tradisional di Bandung belum ada yang memiliki alat penanggulangan pemadam kebakaran yang memenuhi standar.

"Standarnya di pasar memiliki tandon minimal yang 15 ton, motor jinjing, dan setiap 20 meter, di tiangnya harus ada apar minimal satu yang ukuran 3 kilo gram. Itu perda loh yang ngomong," kata Prijo.

Untuk mengantisipasi agar tidak sering terjadi kebakaran di pasar tradisional, Damkar berencana untuk melakukan simulasi penanggulangan kebakaran di pasar tradisional.

"Setiap orang, terutama petugas keamanan harus bisa padamkan api dengan apar, jangan takut liat api, mau nyemprot malah lari. Nanti kita akan lakukan simulasi di pasar," ujarnya. (avi/tya)


Berita Terkait