"Menurut hitungan kami dan Pak Camat dengan asumsi 1 kios rugi Rp 5 juta, kurang lebih kerugian sekitar Rp 50 miliar," kata Usep kepada wartawan saat ditemui di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, (18/1/2010).
Usep Juga mengatakan, kerugian yang paling besar kebanyakan dialami oleh pedagang pakaian. "Variatif sih, tapi yang paling rugi pedagang pakaian. Yang cukup memprihatinkan ada satu kios yang baru datang barang dari tanah abang, dan terbakar semua tanpa sisa," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total yang terbakar 689, pedagang yang aktif 518 dan yang tidak aktif 91," ujar ubad ditemui di tempat yang sama. Sementara yang tidak terbakar, sebanyak 20 toko, dan 52 awuning.
Luas Pasar Ujung Berung yang dibangun pada tahun 1972 tersebut, kata Ubad, adalah 8.212 meter persegi. "Pasar itu pernah direnovasi pada tahun 1986," ujarnya. (avi/tya)











































