Di Radio Antassalam, ada sebanyak 130 anak yang dikhitan. Acara yang bertajuk Khitanan Berjamaah ini melibatkan anak khitan dari berbagai daerah, tidak hanya Bandung tapi juga Kabupaten Bandung, Ciamis dan Garut.
"Kita melibatkan anak khitan dari berbagai daerah tak hanya dari Bandung ada dari Kabupaten Bandung, Ciamis, juga Garut, karena jaringan kita juga sampai ke daerah tersebut," ujar Lia Refany, Ketua Panitia Khitanan Berjamaah saat dihubungi detikbandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Lia, bukan hanya acaranya yang khitanan massal. Tapi pendanaan juga dilakukan berjamaah dari masyarakat. Diharapkan dengan acara ini bisa membantu anak dari kaum dhuafa yang membutuhkan.
Acara yang diselenggarakan tiap tahun ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB sunatan 07.00 dan dibuka oleh istri Gubernur Jabar Netty Heryawan. Dalam acara ini juga akan ada hiburan nasyid, musik, dan lain-lain.
Selain di Radio Antassalam, Hotel Savoy Homann juga menggelar khitanan massal yang diikuti 20 orang. Tiga di antaranya adalah muallaf dengan kisaran usia 20-23 tahun.
Menurut Direktur Savoy Homann Budi Sasongko khitanan massal ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang digelar Savoy Homann untuk memperingati sepuluh tahun bergabung dengan PT Bidakara.
"Khitanan massal ini dilakukan kepada keluarga karyawan Hotel Savoy Homan tanpa dipungut biaya sepeserpun sebagai bentuk penghargaan pada karyawan yang sudah berdedikasi," ujarnya ditemui detikbandung di Hotel Savoy Homann. Setiap anak diberikan perlengkapan baju koko, peci dan sarung.
Untuk kali ini, lanjut Budi, khitanan massal memang digelar untuk internal Hotel Savoy Homann, sedangkan untuk panti asuhan dan yatim piatu biasanya sudah diprogramkan di bulan lain seperti bulan Ramadan.
(ema/ema)











































