Heri Hembuskan Nafas Terakhir di RSHS

Lumpuh Setelah Disinar Ultraviolet

Heri Hembuskan Nafas Terakhir di RSHS

Baban Gandapurnama - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2010 08:37 WIB
Heri Hembuskan Nafas Terakhir di RSHS
Bandung - Heri Hermanto (21) pasien tumor ganas yang menyebabkan hingga lumpuh, menghembuskan nafas terakhirnya di RS Hasan Sadikin Bandung (RSHS). Dia meninggal kemarin sore, Jumat (15/1/2010), sekitar pukul 17.00 WIB.

"Ya, kemarin meninggalnya. Itu dihadapan saya, ibunya dan keluarga yang lain," jelas ayah kandung Heri yaitu Nana Supriatna (47) saat dihubungi detikbandung via ponsel, Sabtu (16/1/2010).

Nana menjelaskan, jenazah Heri pada malam kemarin sekitar pukul 19.00 WIB, dibawa dari RSHS menuju kediaman keluarga di Jalan Majalaya No 18 RT 04 RW 02 Antapani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nana, jenazah Heri akan dimakamkan hari ini sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ini, kata Nana, keluarga sudah berkumpul dan bersiap mengantar jenazah Heri menuju tempat peristirahatan terakhir.

"Lokasi pemakamannya di TPU Nagrok, Ujungberung," jelas Nana.

Heri lumpuh setelah mendapat perawatan sinar ultraviolet sebanyak 9 kali untuk menyembuhkan tumor ganas di bagian kening sebelah kanannya. Kondisinya terus melemah. Saat dibawa kembali ke RSHS pada akhir Desember lalu, RSHS malah memberikan surat rujukan balik ke RSUD Cicalengka, dengan alasan Heri bisa dirawat di sana.

Saat kembali ke RSHS, Rabu (13/1/2010) dua orang lelaki yang belum diketahui identitasnya menyatakan bersedia menanggung pembiayaan pengobatan Heri. Sebelumnya, perawatan Heri menggunakan Gakinda. Namun pada perawatan terakhir ini, Heri dirawat lewat jalur umum.

(bbp/bbp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini