Setiap deretan pertanyaan yang meluncur dari mulut wartawan, dia jawab apa adanya. Gaya bicaranya pun tegas. Usai menjawab, selalu diakhiri dengan senyum mengembang.
"Anda mengaku sebagai tuhan?" tanya seorang wartawan. "Tidak benar itu. Saya bukan Tuhan. Masa Tuhan merokok," timpalnya sembari menyedot
sebatang rokok jenis menthol yang dijepit di jari tangan kanannya. Kembali Ahmad pun tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bacaan syahadat Anda bagaimana?" tanya wartawan, penasaran.
Pria kelahiran Purwakarta ini menghela nafas. Lalu mengucapkan bacaan syahadat di hadapan wartawan. Apa yang dia ucapkan memang benar dan tidak diganti.
"Syahadatnya sama kan. Saya Islam," ungkap Ahmad yang saat itu berbusana kaos hitam lengan pendek dan bercelana jeans panjang warna biru muda. Lagi-lagi Ahmad menebar senyuman ke arah wartawan.
(bbp/ern)










































