"Kata warga setempat, dia (Ahmad Tantowi, red) kalau ada hajatan di lingkungan desa seperti acara penikahan, sering membantu mendatangkan kelompok hiburan. Ya, seperti organ tunggal atau grup penyanyi," kata Ketua Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliras Sesat (GAPAS) Cirebon Andi Mulya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Jumat (15/1/2010).
Andi menerangkan, berdasarkan pengakuan dari seorang mantan pengikut Surga Eden, ajaran yang disampaikan di kelompok tersebut dinilai tidak lazim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(bbp/ern)











































