Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Pengawasan Dinas Kependudukan Kota Bandung Taspen Effendi saat ditemui di Kantor Dinas Kependudukan, Jalan Ambon, Jumat (15/1/2010).
"Kemarin saya menerima laporan ada yang ilang hp, dompet, helm, bahkan ada yang pingsan karena berdesak-desakan," ujar Taspen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya kejadian tersebut, Taspen berharap agar warga tenang, dan tidak terburu-buru dalam mengajukan akta kelahiran.
"Kalau sudah penuh sesak gini kan tidak nyaman, ada yang kehilangan, jadi lebih baik santai saja, jangan terburu-buru. Gratis ini kan berlangsung lama, tidak sementara," kata Taspen.
Taspen berharap, jangan sampai pembuatan akta gratis, tapi harta benda warga melayang. "Datang kesini untuk bikin akta gratis, tapi motor hilang, dompet hilang, hp hilang? Kan lebih rugi," ujarnya. (avi/ern)










































