Menurut Kepala Dinas Kependudukan Kota Bandung Endang Warsoma, membludaknya warga yang ingin membuat akta gratis karena banyak warga yang ketakutan pemberlakuan gratis ini dibatasi dan hanya berlangsung 2 bulan.
"Sudah sekitar seminggu kantor penuh terus. Saya tanya warga, katanya ada pihak RT dan RW yang bilang kalau gratis hanya sementara dan dibatasi," ujar Endang saat ditemui di Kantor Dinas Kependudukan, Jalan Ambon, (Jumat, 15/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ah paling hanya seminggu hingga dua minggu. Saya sudah sampaikan kepada warga agar tidak perlu takut dibatasi, karena ini berlaku selama perwal tentang ini diberlakukan," jelasnya.
Pantauan detikbandung, mulai pukul 9.30 hingga pukul 11.00 WIB, kantor Disduk dipadati warga, bahkan lahan parkir pun mendadak penuh hingga keluar kantor.
Menurut salah satu petugas Disduk yang enggan disebut namanya, ada warga yang datang ke kantor Disduk mulai sejak pukul 6.00 WIB.
Seperti dituturkan salah satu warga Cikutra, Entin (31), dirinya sudah datang ke kantor Disduk sejak pukul 7.00 WIB. Padahal, kantor Disduk baru dibuka pukul 8.00 WIB.
"Saya datang dari jam 7.00 WIB, biar enggak ngantri aja, soalnya saya kemarin datang ke sini, ngantre banget," ujar Entin. (avi/ern)











































