Meski mengaku Agama Islam, namun kelompok 'Surga Eden' menganggap tak perlu melakukan beberapa syariat Agama Islam, seperti salat lima waktu, puasa ramadan, dan mengaji.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Achmad didampingi Direskrim Polda Jabar Kombes Pol Abdul Hakim M kepada wartawan di Mapolda Jabar, Kamis (14/1/2010).
"Berdasarkan pemeriksaan, para pengikut 'Surga Eden' mengaku tidak perlu salat, puasa dan mengaji," ujar Dade.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka semua mengaku beragama Islam. Pemimpinnya mengatakan, dosa kewajiban itu bisa dihapus bila pengikut membayar zakat sebesar 10 persen dari total pendapatan," ungkap Dade.
Polda Jabar menggerebek markas salah satu sekte diduga aliran sesat bernama 'Surga Eden' di Desa Pamengkang, RT 5 RW 5, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (14/1/2010) pagi.
Barang bukti yang disita dari markas tersebut antara lain satu bundel panduan 'Surga Eden', satu kitab injil, foto-foto bugil pengikut dan tiga rol negatif film.
(bbp/ern)











































