"Setiap salat gerhana ada khutbahnya, dalam khutbah itu perbanyak istigfar untuk minta ampunan. Khotib juga menerangan bahwa gerhana ini adalah fenomena alam yang merupakan keagungan Tuhan," jelas Sekum MUI Jabar Rafani Achyar kepada wartawan saat berbincang diruang kerjanya, di Jalan RE Martadinata, Kamis (14/1/2010).
Karena bertepatan dengan salat jumat, maka khotib solat Jumat juga sebaiknya dapat mengambil tema tentang gerhana. Nantinya, khotib menjelaskan gerhana sebagai peristiwa alam dan imbauan untuk tidak mengaitkannya dengan ramalan-ramalan yang menyesatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media massa dikatakan Rafani juga jangan mengambil porsi berita gerhana ini dengan menambahkannya denagn ramalan-ramalan. Sebaiknya yang diangkat yaitu kajian-kajian ilmiahnya.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bersikap berlebihan saat peristiwa gerhana matahari terjadi. Selain melakukan salat di masjid, menurutnya tidak perlu ada ada aksi pemukulan bedug seperti halnya takbiran saat Idul Fitri.
"Biasa saja, jangan berlebihan, apalagi sampai tatalu (menabuh-red) bedug," ujar Rafani.
Kalaupun ada takbir menggema di masjid menurutnya itu adalah hal yang terbilang wajar dilakukan. "Takbir di masjid boleh, itu sebagai bentuk penyadaran," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, gerhana matahari cincin akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia pada Jumat (15/1/2010), juga akan terlihat di Bandung. Diprediksi gerhana akan berlangsung selama 90 menit yaitu mulai pulul 14.39 WIB sampai 15.55 WIB.
(tya/ern)










































