Hal itu dikatakan Heryawan dalam pelantikan 13 pejabat eselon II dan III Widyaiswara pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah, di Gedung Sate, Kamis (14/1/2010). Ia berharap Staff Ahli Gubernur baru dapat memberikan masukan berupa perumusan bahan atau telaah sesuai dengan bidangnya masing-masing.
"Tidak harus diminta, kapan saja silakan beri masukan diminta ataupun tidak diminta, supaya ada keterarahan dari pembangunandan kemudian hasil pembangunan dapat terukur dengan baik," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"S1 paling tidak, S2 rata-rata, dan sebagian kategori S3. Sesungguhnya kita tidak perlu lagi pakar dari luar provinsi karena kita sudah punya pakar sendiri," paparnya.
Kepada Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah (Bakorpembangwil), Heryawan mengamatkan koordinasi wilayah. "Komunikasi dengan bupati/wali kota amat sangat penting dikelola dengan baik. Sebab tidak akan pernah mungkin ada kesuksesan besar tanpa ada koordinasi dengan kabupaten kota," imbaunya.
Rotasi pejabat, kata Heryawan, adalah sebagai upaya percepatan pembangunan di Jabar. Sebagai kota terdekat dengan ibu kota ia menilai Jabar masih tertinggal jauh dengan provinsi lainnya.
"Kita tertinggal banyak dengan provinsi lain. Sebagai provinsi terdekat dengan ibu kota, perbedaan sangat mencolok antara kondisi ibu kota dengan provinsi terdekatnya," tandas Heryawan.
(ahy/tya)











































