"Saya tidak mengatakan itu. Tapi yang jelas kita cari yang terbaik," kata Heryawan saat usai melantik jajaran eselon II dan III di Gedung Sate, Kamis (14/1/2010).
Rotasi yang dilakukan Pemprov di masa jabatan Heryawan adalah kali ketiga dilakukan. Ia juga menolak jika rotasi dikaitkan dengan dendam, apalagi karena faktor uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengangkatan pejabat baru tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 821.2/Kep.106 s/d 117 dan 120-BKD/2010 serta 821.2 Kep.1827-BKD/2009, Surat keputusan Gubernur ituΒ tertanggal 13 Januari 2010 dan 23 Desember 2009.
Dalam amanatnya, Gubernur meminta agar para pejabat yang baru dilantik segera melakukan aksi guna mendorong akselerasi program pembangunan Jawa Barat tahun 2010. Menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan dengan rasa tanggugjawab.
Sorotan masyarakat atas kinerja Pemerintahan Provinsi Jawa Barat harus disikapi dengan prositif dan dibuktikan dengan kerja keras serta ouput nyata.
"Kebijakan dan program harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Dalam paparan amantnya, Heryawan mengamanatkan pada masing-masing pejabat baru. Kepada Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD), Heryawan berpesan memberikan kepastian penanaman modal untuk Jabar.
"Ketika mereka datang kepada kita, tunjukan pada kita peluang investasi yang sudah jelas. Sudah Ready, sudah tinggal tawar-menawar. Jangan hanya menawarkan potensi ini-itu yang belum jelas ditwarkan kepada investor," pinta gubernur.
Selain itu, ia meminta pejabat baru harus mampu memberikan kenyamanan penanaman modal melalui kepastian hukum dan pelayanan publik lainnya.
(ahy/tya)











































