Hal ini dituturkan oleh Thomas Djamaluddin, selaku Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN ketika ditemui di ruang kerjanya Jl Pasteur Selasa (15/1/2010).
"Ada kemungkinan cerah. Jadi bisa dilihat dari mana saja. Artinya tidak harus dari tampat tertentu," ujar Thomas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggunaan alat ini bertujuan untuk menghindari kerusakan mata karena melihat gerhana.
"Sebenarnya aman kok melihat gerhana, asal dengan alat-alat tadi atau menggunakan kacamata hitam," tandas Thomas.
(dip/tya)











































