"Sementara ini sudah tujuh orang yang diperiksa sebagai saksi," jelas Kapolres Bandung Tengah AKBP IW Supartha Yadnya. Ketujuh orang saksi itu berasal dari warga sekitar dan juga keluarga.
Hal tersebut diungkapkan Supartha kepada wartawan saat menghadiri peresmian Samsat Keliling di kantor Dispenda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (12/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para saksi yang diperiksa itu antara lain keluarga dan warga sekitar. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini," terang Supartha.
Antonius ditemukan tewas di kediamannya, Jalan Sukasenang V No 27, RT 4 RW 4, Kelurahan Cikutra Kecamatan Cibeunying Kidul, Senin (11/1/2010) malam.
Dari penuturan salah satu keluarga korban Gibson Sianipar (61), korban pertama kali ditemukan tewas oleh petugas keamanan sekitar rumah sekitar pukul 20.00 WIB.
Gibson mengatakan, berdasarkan informasi dari anak korban, Hendrat (30), Antonius ditemukan tewas ketika sang anak mencurigai tidak adanya jawaban telepon dari rumah ketika ia hendak pulang ke Bandung dari Jakarta.
Dari depan rumah, putra korban kembali menelepon ke dalam rumah dengan harapan ada yang mengangkat telepon darinya. Lagi-lagi, Hendrat tidak mendapatkan jawaban dari kontak teleponnya.
Curiga, putra korban langsung meminta satpam sekitar, Ajat Holil, untuk mengecek ke dalam rumah melalui genteng rumah. Saat memasuki ruangan, tepat di depan pintu kamar mandi Holil menemukan korban sudah dalam keadaan tewas.
Korban mengalami luka di pelipis kiri. Dugaan akibat hantaman benda tumpul.
(bbp/ern)











































