Setelah melakukan pencarian selama 1 jam di dalam selokan, polisi tak menemukan jejak tukang rongsokan. Kapolsek Kiara Condong AKP Sharly Sollu menduga tukang rongsokan itu melarikan diri setelah mendengar ledakan. Polisi menduga tukang rongsokan itu mencoba mencuri kabel.
"Tidak ada bau mayat di sekitar lokasi itu, kecil kemungkinannya kalaupun terbawa arus, kalau terbawa arus juga pasti nyangkut," ujar Sharly saat ditemui di lokasi, Selasa (12/1/2010).
Dikatakan Sharly, berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, ledakan yang terdengar dari dalam selokan pada Minggu lalu (10/1/2010), diduga terjadi karena si tukang rongsokan semula akan mencuri kabel. Dugaan itu menguat, karena dalam selokan itu memang terdapat kabel yang terputus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemulung ketakutan dan meninggalkan barang-barangnya di dalam selokan," katanya.
Petugas PLN saat ini masih membetulkan kabel yang putus dan kemudian membalutnya dengan solasi. Warga pun membubarkan diri setelah mendengar pencarian nihil.
Pernyataan Kapolsek tersebut juga didukung keterangan warga, Asep Safari (27) yang mengatakan selokan itu alirannya tak deras. "Memang di selokan ini airnya kecil. Kalau hujan nggak pernah meluap," kata Asep.
(tya/ern)











































