"Karena ada medical record yang menyebutkan beliau sakit, makanya beliau menghuni poliklinik," kata Kalapas Sukamiskin Murdjito saat dihubungi detikbandung via telepon, Selasa (12/1/2010).
Ia menambahkan, selama tinggal di poliklinik di dalam lapas, Danny ditemani oleh bekas Gubernur BI Burhanuddin Abdullah. Keduanya, kata Murdjito, mendapatkan Register H dimana napi tersebut dipisahkan dengan napi lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi tindak pemerasan yang dilakukan napi lainnya. "Berdasarkan pengalaman, kejadian seperti itu selalu ada," jelasnya Murdjito. Sementara 14 napi kasus korupsi lainnya menempati blok timur atas.
Dihubungi terpisah, Kepala Pengamanan Lapas Tonny Nainggolan menuturkan. Danny diberikan kewenangan membawa kasur sendiri dari luar. "Kalau sebatas wajar silakan saja, asal tidak mencolok," kata Tonny.
Di dalam ruangan tersebut, Danny memiliki springbed tanpa kaki yang dibawanya dari luar dan karpet plastik untuk melapis lantai poliklinik. "Kalau pasang AC listrik darimana?" seloroh Tonny.
(ahy/ern)











































