Sekretaris FP3 Dony Ahmad Munir mengatakan, selama ini BUMD penyertaan modalnya dari pemerintah Jabar dari uang rakyat. BUMD, kata Dony, bersifat profit making yang kembali kepada daerah dan dijadikan alat mensejahterakan rakyatnya.
"Tapi realitasnya, bisa dibilang, ada yang rugi," kata Dony saat menggelar jumpa pers usulan pembentukan Pansus DPRD Jabar di Ruang FPD DPRD Jabar, Senin (11/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pansus nantinya diharapkan dapat menggali segala persoalan dan masalah utama yang dihadapi BUMD. "Kami ingin membedah sebenarnya masalah utamanya seperti apa. Dan kami ingin ikut memecahkan solusi yang dihadapi BUMD," tegas Dony. (ahy/ern)











































