"Kalau Pak Sarwo Edhie dimakamkan di taman makam pahlawan siapa yang mau ngomong Pak Sarwo Edhie penghianat?" kata Ketua Panitia Peringatan 44 tahun Tritura dan Silaturahmi Aktivis '66 Sutopo Troenokromoro, di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No 10, Minggu (10/1/2010).
Saat ini, jasad Sarwo Edhie dimakamkan di pemakaman keluarga. "Saya lupa dimana, yang jelas di pemakaman keluarga,' ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivis '66 mengusulkan almarhum Letjen (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo menyandang gelar pahlawan nasional karena jasanya dalam memberantas Gestapu di tahun 1996. Saat itu, Sarwo Edhie memimpin pasukan RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) dengan pangkat kolonel. (ahy/dip)











































