'Tidak Masalah Asal Jangan Dipaksakan'

Mertua SBY Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

'Tidak Masalah Asal Jangan Dipaksakan'

- detikNews
Minggu, 10 Jan 2010 17:06 WIB
Tidak Masalah Asal Jangan Dipaksakan
Bandung - Usulan pemberian gelar pahlawan nasional bagi almarhum Letjen (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo, yang juga mertua SBY, oleh aktivis '66 tidak begitu dipersoalkan oleh Hariman Siregar dan mantan Panglima TNI Jendral (Purn.) Endriartono Sukarto, asalkan jangan dipaksakan.

Mantan orang nomor satu di jajaran TNI, Endriarto Sutarto, mengatakan jika ia menyerahkan usulan gelar pahlawan nasional kepada almarhum Sarwo Edhie kepada persyaratan yang ada.

"Kalau sesuai mengapa tidak. Tapi kalau tidak sesuai jangan dipaksakan," ujarnya usai mengikuti Silaturahmi Aktivis '66 dan Peringatan 44 tahun Tritura, di Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No 10, Minggu (10/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diakuinya, ia tidak mengetahui syarat yang dimaksudnya untuk mencapai penetapan gelar pahlawan nasional yang diusulkan aktivis '66 itu. "Saya tidak bisa melihat persyaratannya seperti apa, saya nggak bisa kasih komentar," tandas Jendral bintang empat ini sambil melaju ke mobilnya.

Lain halnya dengan Endriarto, Hariman Siregar tegas mengatakan kesetujuannya untuk pencantuman pahlawan nasional bagi Sarwo Edhie.

"Setuju-setuju saja. Pokoknya siapapun yang diangkat jadi pahlawan gue setuju aja," tegasnya.

"Kalau negara ngasih, makin banyak makin bagus," ujarnya

Senada dengan Hariman, pemberian gelar pahlawan nasional oleh Panitia kepada kolonel yang pernah menjabat Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) dengan pangkat Kolonel (Inf.)  itu adalah sebuah kewajaran atas peranannya dalam menumpas Gestapu di tahun '60-an.

"Kita yang mengusulkan, kalau tidak layak kenapa diusulkan," kata Sutopo.
(ahy/dip)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini