Heryawan Imbau Warga Jabar Siaga Bencana di 2010

Heryawan Imbau Warga Jabar Siaga Bencana di 2010

- detikNews
Minggu, 10 Jan 2010 16:00 WIB
Heryawan Imbau Warga Jabar Siaga Bencana di 2010
Bandung - Musim penghujan yang terus mengguyur wilayah Jawa Barat mendorong Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada dengan kemungkinan terjadinya bencana alam.

Hal ini disampaikan Heryawan usai meresmikan Madrasah Al Hidayah di Kp. Pasir Jeungjing, Ds. Lengkongjaya, Kec. Cigalontang, Minggu (10/1/2010).

"Kepada jajaran pemerintah daerah, kami ingatkan kembali untuk selalu siaga dan tanggap terhadap bahaya bencana. Kita tidak pernah tahu dan berharap bencana akan terjadi," tutur Heryawan dalam rilis yang diterima detikbandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, warga Tasikmalaya dan sekitarnya sempat berhamburan keluar rumah setelah wilayah ini sekitar pukul 07.25 WIB, Minggu (10/1/2010) sempat diguncang gempa 5.4 Skala Richter (SR). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa di 08.02 LS dan 107.91 BT atau 84 km Barat Daya Tasikmalaya dengan kedalaman 14 km. Getaran gempa dirasakan juga di Pangandaran, Ciamis, Garut, Bandung bahkan Cianjur.

Heryawan menegaskan bencana alam gempa bumi yang melanda wilayah Jawa Barat pada tahun 2009 lalu, mengakibatkan sejumlah kerusakan infrastruktur termasuk diantaranya Kabupaten Tasikmalaya. Kerugian cukup besar, terutama yang diakibatkan terganggunya aktivitas sosial masyarakat di sektor perekonomian, pelayanan publik serta infrastruktur sosial lainnya. 

Seiring dengan kondisi tersebut, Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah  terus melaksanakan recovery, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya. Total alokasi anggaran mencapai Rp.1,829 triliun, yang berasal dari APBN Rp.1,579 triliun dan APBD Propinsi Jawa Barat sebesar Rp. 250 miliar.

"Jumlah ini tentunya belum mampu memenuhi kebutuhan dana yang
diperlukan, agar seluruh sarana dan prasarana dapat berfungsi seperti sediakala," ujar Heryawan.

(dip/dip)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini