Salamadani Publishing menurunkan tim khusus untuk membantu kerja penulisnya, Ahmad Mansyur Suryanegara.
Tim tersebut terdiri dari sekitar 3 orang yang mencari foto-foto dan artikel terkait untuk buku tersebut. Juga ada pula yang membantu mengetik ulang naskah buku tersebut.
"Adanya tim ini adalah kebijakan dari penerbit untuk membantu Pak Mansyur,"
papar tasaro saat dihubungi detikbandung, Sabtu (9/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
lebih lancar dan cepat. "Data yang tersebar dikumpulkan lagi, lalu diketik
ulang, begitu juga foto-foto yang harus dicari," papar Tasaro.
Yang agak menyulitkan adalah mencari artikel dari surat kabar yang telah terbit puluhan tahun lalu. "Iya, ada data beliau yang berasal dariΒ kliping koran, jadi kita berusaha mencari artikel tersebut," terangnya.
Dengan turunkannya tim khusus tersebut, tasaro berharap, Ahmad Mansyur dapat lebih fokus dalam menulis.
Hilangnya draf buku 'Api Sejarah' Jilid II terjadi saat diskusi buku Api Sejarah jilid I di Sukabumi, Rabu kemarin (9/12/2009). Saat Mansur asyik melayani permintaan tanda tangan dari puluhan peserta diskusi, draf buku jilid II yang disimpan di meja hilang.
(tya/ema)











































