"Lebih baik kereta yang sudah ada kita optimalkan, efektifkan koridor yang ada," paparnya.
Caranya, kata Ofyar, dapat dengan menambah track atau jalur yang semula satu jalur (single track) menjadi dua jalur (double track).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kualitas jalur, menurut Ofyar, juga harus diperbaiki agar kecepatan kereta dapat lebih maksimal. "Rel kita itu kan jaman belanda, kenapa dananya tidak untuk penggantian rel yang lebih bagus lagi," usulnya.
Biaya untuk mengoptimalkan kereta yang sudah ada hingga semaksimal mungkin, menurut Ofyar, akan jauh lebih murah. Sementara proyek kereta supercepat, biaya yang tinggi pastinya akan berpengaruh pada tarif.
"Berapa nanti tarifnya, jangan-jangan hanya segelintir orang saja yang naik. Padahal transportasi itu tidak mengenal golongan," katanya.
(avi/ern)










































