Keluarga Heri Tidak Akan Menuntut RSHS

Lumpuh Setelah Disinar Ultraviolet

Keluarga Heri Tidak Akan Menuntut RSHS

- detikNews
Kamis, 07 Jan 2010 17:29 WIB
Keluarga Heri Tidak Akan Menuntut RSHS
Bandung - Meski operasi dan penyinaran ultraviolet yang dilakukan kepada Heri Hermanto (21) diduga telah membuatnya lumpuh, keluarga Heri mengaku tidak akan meminta ganti rugi kepada RSHS.

"Kalau ganti rugi uang kami tidak akan meminta. Kami cuma ingin putra kami dirawat dengan layak itu saja," ujar Nana Supriatna, sang ayah ketika ditemui di rumah kontrakan mertuanya Jl Majalaya 9 No 18 Antapani Kamis (7/1/2010).

Menurut Nana, meski Heri dirujuk ke RS Cicalengka, ia akan tetap meminta RSHS untuk merawat Heri dengan semestinya. "Saya tidak mau lah dilempar begitu saja. Ibaratnya sudah diobati langsung ditinggal. Apapun yang terjadi setelahnya ya sudah," imbuh Nana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya kapan Nana akan kembali membawa Heri ke RSHS, ia mengaku akan membawa anak ketiganya itu setelah ada pernyataan dari RSHS jika anaknya bisa dirawat lagi.

"Kami sudah bingung, obat dari RSHS sudah habis. Sementara kami hanya memeriksakan anak kami ke Puskesmas Antapani. Di sana pun dokternya meminta agar dibawa ke RSHS," tandas Nana.

Tumor ganas mulai menyerang Heri pada saat usianya 18 tahun. Orangtuanya menduga, hal itu dipicu oleh kejadian di masa kecil Heri, saat usianya 3 tahun, di mana kening kanannya terbentur pintu rumah dan menimbulkan benjolan sebesar jerawat yang hilang dua minggu kemudian.

Heri mengalami empat kali operasi di RSHS. Setelah operasi keempat, dokter meminta Heri untuk menjalani perawatan penyinaran ultraviolet setiap hari sebanyak 26 kali, agar tumornya tak kembali tumbuh.

Namun setelah lima kali penyinaran, Heri mengeluh kakinya sering kesemutan. Pada penyinaran ketujuh, kakinya sudah susah digerakkan dan setelah penyinaran kesembilan, Heri mengalami lumpuh. Keluarga pun curiga ada kesalahan tindakan medis.

Karena kondisinya makin parah, akhir Desember 2009 lalu, Heri dibawa ke RSHS lagi. Namun pihak RSHS malah merujuk kembali Heri ke RS Cicalengka.

Pihak RSHS sendiri menyatakan rujukan balik ke RS Cicalengka itu karena dinilai Heri bisa dirawat di RS daerah.

(dip/ern)


Berita Terkait