Jika Jadi Dibangun, Banyak Gunung yang Harus Dipangkas

KA Supercepat

Jika Jadi Dibangun, Banyak Gunung yang Harus Dipangkas

- detikNews
Kamis, 07 Jan 2010 15:22 WIB
Jika Jadi Dibangun, Banyak Gunung yang Harus Dipangkas
Bandung - Jika rencana pembangunan kereta supercepat berbentuk monorel yang akan melalui Cirebon-Majalengka-Bandung-Jakarta-Soekarno Hatta jadi dilaksanakan, maka pembangunan moda transportasi modern itu akan banyak memangkas gunung.

"Untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi tak mungkin jalurnya belok-belok. Pasti akan ada banyak jalur yang menembus pegunungan," ujar Pakar Transportasi ITB Ofyar Z Tamin saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Kamis (7/1/2010).

Lebih lanjut Ofyar menyarankan, pemerintah sebaiknya mengkaji kembali rencana proyek kereta supercepat. Apakah sesuai kebutuhan atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seharusnya pemerintah pintar-pintar pilih teknologi yang cocok di negara ini, jangan asal menyerap teknologi yang tinggi," ujarnya.

15 perusahaan asing membentuk konsorsium dan menandatangani MoA proyek kereta api supercepat yang dinamai Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH) senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Kereta supercepat ini akan mengalahkan kecepatan dan kecanggihan shinkansen, bullet train dari Jepang, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis.

Rencananya proyek ini akan memasuki FS pada 11 Januari nanti dan memakan waktu 90 hari. Ditargetkan mega proyek ini akan selesai selama 2 tahun.

(avi/ern)


Berita Terkait