Ketiga rumah yang lebarnya hanya 4x5 meter tersebut saling berdekatan dan masih satu keluarga. Bagian rumah yang ambrol hingga 3 meter tersebut, rata-rata hanya bagian dapur saja. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Kamis (7/1/2010), Bendahara RW 5, Tata Rustandi, ambrolnya 3 rumah tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB Selasa lalu. Saat itu, kata Tata, hujan turun sangat lebat dan tiba-tiba 3 rumah tersebut ambrol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui ditempat yang sama, salah satu pemilik rumah Efendi (47) mengatakan, saat kejadian tersebut, keluarganya sedang didalam rumah, namun berada di bagian depan, karena mengetahui bagian belakang rumahnya sudah retak. "TIba-tiba ambrol, karena tergerus air hujan mungkin," ujarnya.
Efendi, mengaharapkan ada bantuan pemerintah untuk kembali membangun rumahnya. "Saya dan Entang hanya bekerja sebagai pengambil bola tenis di Bumi Sangkuriang," tuturnya.
Pantauan detikbandung, saat ini sekitar 15 warga sekitar tengah melakukan kerja bakti mengeruk tanah dengan menggunakan cangkul, agar jalan yang tertutup tanah akibat rumah ambrol tersebut bisa dipakai kembali. Lokasi rumah tersebut juga hanya berjarak 20 meter dari Hotel Four R.
Sementara itu pemilik rumah dan keluarganya tidak mengungsi dan masih menempati rumahnya meski bagian belakang rumahnya ambrol.
(avi/ern)











































