Heryawan: Saya Tak Pernah Terima Fee dari Bank Jabar Banten

BJB Setor Rp 148 M ke Pejabat

Heryawan: Saya Tak Pernah Terima Fee dari Bank Jabar Banten

- detikNews
Rabu, 06 Jan 2010 12:35 WIB
Heryawan: Saya Tak Pernah Terima Fee dari Bank Jabar Banten
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku tidak tahu menahu soal fee dari Bank Jabar Banten (BJB) yang nyangkut di pejabat daerah. Ia menegaskan tidak ada fee di masa kepemimpinannya, seperti yang disangkakan KPK.

"Fee, saya tidak tahu. Saya kan jadi gubernur baru. Yang jelas zaman saya enggak ada fee kayak begituan," tegas Heryawan usai Sosialisasi dan Peluncuran Program Raskin 2010 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (6/1/2010).

Heryawan menegaskan dirinya sendiri semasa menjabat orang nomor satu di Jabar tidak pernah menerima fee tersebut. "Saya tidak pernah menerima fee dari BJB," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mempersilakan bagi KPK untuk mengusut indikasi dugaan korupsi yang ada di BJB. "Saya sebagai Gubernur Jabar terbuka, silakan untuk diperiksa Bank Jabar," kata Heryawan. Ia meminta pemeriksaan sesuai dengan standar pemeriksaan yang dilakukan KPK.

KPK melansir 6 Bank Pembangunan Daerah (BPD) melakukan praktik ilegal dengan menyetorkan sejumlah uang kepada pejabat daerah. Bank Jabar Banten menduduki peringkat tertinggi untuk besaran fee yang telah disetorkan, jumlahnya mencapai Rp 148 miliar lebih.

Pihak Bank Jabar Banten sendiri mengaku kebijakan pemberian fee tersebut dilakukan sejak 2002 hingga 2007. Pemberian fee berupa entertain bagi kepala daerah.

(ahy/ern)


Berita Terkait