50 Ribu Buruh se-Jabar Siap Aksi Tolak ACFTA

50 Ribu Buruh se-Jabar Siap Aksi Tolak ACFTA

- detikNews
Senin, 04 Jan 2010 16:15 WIB
50 Ribu Buruh se-Jabar Siap Aksi Tolak ACFTA
Bandung - Sekitar 50 ribu buruh se-Jabar yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Jabar akan menggelar aksi turun ke jalan pada Rabu (6/1/2010) mendatang.

Dalam aksinya nanti, mereka berencana menyerukan penolakan terhadap pemberlakuan Asean China Free Trading Agreement (ACFTA).

"ACFTA yang ditandatangani 6 negara termasuk Indonesia sudah mulai berlaku 1 Januari kemarin. Kita tidak bisa diam begitu saja menyikapi hal ini," kata Roy Jinto selaku perwakilan dari SPSI Jabar pada konferensi pers di DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jabar, Jl Lodaya 40, Senin (4/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Roy mengatakan, imbas dari ACFTA akan terasa di Jabar, terutama pada industri tekstil.

"Di Jabar industri tekstil banyak sekali. Tentu mereka akan kena imbasnya jika produk Cina masuk. Dengan kualitas yang sama harganya jauh lebih murah," ujarnya.

Menurut Roy, penyebab mahalnya harga tekstil lokal bukan karena tingginya upah buruh. "Yang membuat mahal itu pungli. Cost pungli dari satu perusahaan bisa sampai 30 persen. Sedangkan cost pegawai hanya 7 persen saja," ujarnya.

Menurut Roy, alasan aksi digelar di depan Gedung Sate adalah karena Gubernur Jabar juga harus berperan aktif dalam penolakan pelaksanaan ACFTA.

"Kalaupun tidak bisa menolak, hendaknya bisa meminta penangguhan
pelaksanaan ACFTA. Setidaknya sampai Indonesia benar-benar siap
menghadapi ini," tandas Roy.
(dip/avi)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini