Polisi Tetapkan Enam Tersangka

Klub Malam Digerebek

Polisi Tetapkan Enam Tersangka

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 04 Jan 2010 14:20 WIB
Polisi Tetapkan Enam Tersangka
Bandung - Satreskrim Polwiltabes Bandung telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus dugaan tarian striptis di Bellair Cafe&Music Lounge, Jumat (1/1/2010) lalu. Enam orang itu terdiri dari empat penari dan dua pengelola Bellair.

Kasatreskrim Polwiltabes Bandung Arman Achdiat mengatakan keenamnya dijerat pasal 282 KUH-pidana ayat 2 dan ayat 3 serta pasal 33 dan 34 UU Pornografi.

"Kalau yang pidananya dikenai 1 tahun, kalau UU pornografinya di atas 5 tahun," ujarnya kepada wartawan di di Mapolwitabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (4/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski ditetapkan sebagai tersangka, mereka tak ditahan. Keenam tersangka itu hanya dikenai wajib lapor. "Alasan kalau ditahan itu kan takut menghilangkan barang bukti atau melarikan diri," ujar Arman.

Dari empat penari, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian dalam, celana pendek, serta uang sebesar Rp 1,9 juta yang diduga tip.

Lebih lanjut Arman menjelaskan, kepada polisi keempat penari perempuan yang berumur sekitar 23 hingga 27 tahun itu mengaku tak menari bugil.

"Dan memang pada saat ditangkap, mereka masih mengenakan busana. Memang striptis itu secara harfiah artinya telanjang. Tapi setelah konsutlasi dengan JPU, mereka bisa kenai pasal yang tadi saya sebutkan," jelas Arman.

Sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat pagi lalu, polisi menggerebek Bellair Kafe dan Music Lounge di Paskal Hyper Square, Jalan HOS Tjokroaminoto, setelah sebelumnya mendapat kabar ada penampilan tarian striptis di kafe tersebut.

Pada saat didatangi, memang ada pertunjukan tarian namun si penari masih mengenakan busana. Meski begitu polisi kemudian mengamankan empat orang perempuan yang berumur 23 hingga 27 tahun, serta satu pengelola Bellair.

Sementara itu dari informasi yang diperoleh detikbandung dari pengunjung yang datang ke tempat itu, Bellair memang kerap menampilkan tarian striptis. Biasanya digelar pada tengah malam, setiap akhir pekan.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini