Pemprov Jabar Luncurkan SMS Interaktif Pembangunan

Pemprov Jabar Luncurkan SMS Interaktif Pembangunan

- detikNews
Sabtu, 02 Jan 2010 08:36 WIB
Pemprov Jabar Luncurkan SMS Interaktif Pembangunan
Bandung - Pemprov Jabar luncurkan layanan pesan singkat interaktif untuk masyarakat guna peningkatan kualitas dan validitas perencanaan pembangunan. Layanan ini diharapkan dapat mendorong peran aktif masyarakat dalam  pembangunan di Jawa Barat.

Pesan singkat interaktif pembangunan tersebut dilabeli 'SMS Jabar Membangun' dan dapat di klik di nomor 0811-200-55-00. Masyarakat dipersilakan mengirim pesan apa saja selain informasi dan masukan terkait pembangunan di Jabar.

"”Masyarakat dipersilahkan mengirim pesan singkat ke nomor tersebut. Tentang apa saja, baik itu informasi, masukan maupun kritikan terkait dengan pembangunan di Jawa Barat," kata Heryawan dalam surat elektronik yang diterima detikbandung, Sabtu (2/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pesan interaktif tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pembangunan. "Pesan yang masuk akan segera direspon oleh pihak terkait,” terang Heryawan.

Kepala Bappeda Jabar Deny Juanda Puradimaja menuturkan, layanan pesan singkat tersebut dikelola Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pusat Data dan Analisis Pembangunan (Pusdalisbang) UPTB Jawa Barat.

"UPTB ini dibentuk dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dan stakeholder akan data pembangunan Jawa Barat. UPTB itu di bawah Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Jabar," jelas Deny.

Pembentukan Pusdalisbang didasarkan pada Peraturan Gubernur Jabar No. 113/2009 tentang Organisasi dan Tatakerja Unit Pelaksana Teknis Dinas/Badan di Lingkungan Pemprop Jabar yang tertuang dalam Berita Daerah Propinsi Jabar tahun 2009 Nomor 186 Seri D. Mulai 11 September 2009, Pemprop Jabar resmi memiliki UPTB Pusdalisbang sebagai UPTB di lingkungan Bappeda Jawa Barat.

Fungsi UPTB Pusdalisbang adalah mengumpulkan, mengolah,menganalisa data spasila dan a-spasila pembangunan Jabar. Melayani kebutuhan data dan informasi pembangunan Jabar serta mengelola sistem informasi dan infrastruktur Jaringan informatika data pembangunan Jabar.

"Kewenangannya memberikan masukan, perumusan, penyusunan kebijakan pembangunan Jabar. Demikian juga menyusun standarisasi pengelolaan serta pelayanan data dan informasi Jabar," ujarnya.
(ahy/ahy)


Berita Terkait