Bunga Bangkai Sedot Perhatian Pengunjung Dago Pakar

Bunga Bangkai Sedot Perhatian Pengunjung Dago Pakar

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 01 Jan 2010 15:41 WIB
Bunga Bangkai Sedot Perhatian Pengunjung Dago Pakar
Bandung - Kendati masih kuncup, bunga bangkai jenis armorphophallus titanum yang tumbuh di area Taman Hutan Raya (Tahura) Ir Djuanda atau Dago Pakar, menyedot perhatian pengunjung. Bunga bangkai tersebut diprediksi akan mekar sempurna kurang dari sebulan lagi.

Hal ini diungkapkan seorang pemandu tempat rekreasi tersebut, Ganjar (33), kepada detikbandung, Jumat (1/1/2010).

"Kondisinya masih kuncup. Kira-kira kurang dari sebulan ini diprediksi akan mekar sempurana. Jenis bunga bangkai ini namanya armorphophallus titanum," jelas Ganjar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ganjar, bunga bangkai berwarna hijau muda ini sengaja ditanam sejak 2006 lalu. Kini, bunga tersebut memiliki ketinggian sekitar 1,5 meter. Ganjar mengatakan ini kali pertama bunga bangkai tumbuh di Tahura Ir Djuanda.

"Bibit bunga bangkai ini berasal dari Bengkulu. Ditanamnya sejak 2006 lalu. Ini pun merupakan yang pertama kali bunga bangkai bisa tumbuh besar," tuturnya.

Ganjar menerangkan tanda-tanda bunga bangkai akan mekar itu sudah terlihat saat ini. Di bagian pucuk daunnya, kata Ganjar, terlihat sudah merah. "Kalau sudah begitu, berarti tandanya akan mekar," ungkapnya.

Menurutnya bunga bangkai tersebut memiliki nama lain di tiap daerah. Kalau di Sunda, sambung Ganjar, dinamakan Bunga Acung. Sementara di Jawa dinamai Bunga Suweg. "Kalau bahasa Indonesia namanya Bunga Rampe," katanya.

Pantauan detikbandung di lokasi, sejumlah pengunjung terlihat penasaran dengan kehadiran bunga yang tergolong langka ini. Bahkan, pengunjung mengabadikannya dengan memotret pakai handphone.

Bunga bangkai itu sengaja dipasangi pagar besi di sekelilingnya. Secarik kertas di dekat bunga turut terpasang. Kertas itu bertulis : 'Dilarang Menyentuh dan Memegang Bunga Bangkai'.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads