Menjelang tahun baru suasana di Gasibu hingga Jalan Dago belum menunjukkan kepadatan. Kondisinya tak jauh berbeda seperti malam Minggu. Hanya terlihat banyak pedagang kaki lima yang ramai berjualan.
Seorang pedagang tandukan, Heri (32) yang sehari-hari berdagang tas di Cihampelas menuturkan dirinya telah 2 kali setiap malam tahun baru berjualan tandukan. "Sudah dari tahun kemarin saya dagang tandukan, dagangnya ya kalau ngga di Gasibu, di bawah Jembatan Pasupati di Cikapayang. Hasilnya lumayan, malam ini saja sudah laku 15," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Heri, dirinya lebih memilih berjualan tandukan terompet karena menurutnya penjual terompet sudah banyak dan harga terompet terlalu mahal. "Kalau terompet saingan saya banyak sekali, sudah gitu dari sananya harganya sudah tinggi. Yang biasa saja, dari pembuatnya bisa Rp 1.000 sampai 1.500. Paling saya jual Rp 2 ribu. Rugi bandar lah,"
Heri mulai berdagang sejak pukul 19.00 WIB dan rencanaya akan terus berdagang hingga pukul 12.00 WIB nanti. "Nanti agak malaman saya akan keliling, kalau di sini sepi saya akan ke Dago atau Cikapayang," tuturnya.
Pantauan detikbandung, Kamis (31/12/2009) di area Gasibu memang cukup banyak masyarakat yang mengguakan tandukan ini. Lampu yang menyala membuat pemakainya lebih semarak.
(tya/ern)










































