"Ya, mungkin dari lawan politiknya yang kalah saat pemilu kemarin," ungkapkan oleh ibunda Yuni saat berbincang dengan detikbandung melalui telepon selularnya, Selasa (29/12/2009).
Ibunda Yuni yang akrab dipanggil Ibu Endang Kosasih ini beranggapan seperti itu karena melihat saat pileg, Yuni tidak mengeluarkan biaya yang besar. Endang mengaku hanya lebih dari Rp 20 juta untuk mencalonkan anak nomer duanya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya juga menyayangkan dengan polemik terhadap anaknya justru terjadi saat anaknya sudah dilantik dan sudah bertugas DPRD Kota Bandung.
"Kasian sama anaknya (Yuni - red). Kenapa udah jadi, udah lama kok malah dipertanyakan. Sebelum dilantik ngga ada yang ribut. Ini ada orang yang ngga suka. Mungkin para pesaingnya dulu, kandidat yang suaranya dibawah Yuni," ungkapnya.
(afz/ern)










































