"Kami masih melacak keberadaan para pelaku dan kawannya ke sejumlah tempat. Mulai dari Bandung hingga Pelabuhan Merak," jelas Kasatreskrim Polres Bandung Timur AKP Djamudin Pasaribu kepada wartawan melalui ponselnya, Selasa (22/12/2009).
"Selain itu, kawasan terminal-terminal di Jawa Barat pun kami pantau. Ini dilakukan agar pelaku tidak kabur lebih jauh," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim tersebut terdiri dari 12 orang. Masing-masing 8 anggota reserse dan 4 anggota intel," ujar Djamudin.
Rasit kabur pada Minggu Sore (20/12/2009) dibantu dua temannya yang berpura-pura membesuk Rasit. Saat sipir membuka pintu gerbang untuk melihat identitas pembesuk, salah seorang pembesuk malah menodongkan pistol ke arah sipir itu. Sementara di ruang tunggu Lapas, Rasit bergumul dengan salah seorang sipir, Asep Koswara, yang berusaha mencegah Rasit kabur.
Namun salah seorang rekan Rasit yang membawa pistol menembak Asep hingga terluka di bagian dada kiri, paha kiri, dan jari kelingking kanannya terserempet peluru. Rasit bersama dua rekannya pun kabur.
(bbp/ern)











































