Menurut Arief 272 pohon itu berjenis Asem Kranji yang tersebar di beberapa ruas jalan di Bandung, seperti di Jalan Lengkong Besar, Jalan Lengkong Kecil, Jalan Cilamaya, Jalan Supratman, Jalan Sadakeling, dan Jalan Stasiun Timur.
"Memang saat ini banyak penebangan pohon. Ini merupakan program pemangkasan yang kami canangkan. Pohon yang dipangkas jenisnya sama, yaitu Asem Kranji," ujar Arief saat ditemui di Jalan Aceh, Selasa (22/12/2009).
Menurutnya pemangkasan itu untuk membentuk tunas baru seperti bonsai. "Kita mau berikan persepsi bahwa yang kita lakukan bukanlah penebangan tapi pemangkasan untuk pemeliharaan," jelas Arief.
Tunas baru akan terbentuk enam bulan mendatang. "Sengaja kami lakukan pemangkasan saat ini karena mumpung lagi musim hujan yang bisa mempercepat tumbuhnya tunas baru. Ini akan menambah nilai estetika pohon dan kadar oksigen dalam daun," terangnya.
Karenanya, Arief meminta warga jangan berprasangka dahulu. "Kita juga tidak akan asal tebang pohon. Kami minta maaf atas ketidaknyamanan pohon yang banyak ditebang," ujar Arief.
Pantauan detikbandung di Jalan Cilamaya dan Lengkong Besar, terlihat beberapa pohon yang dipangkas hanya menyisakan batang dan dahan pendek. Hal ini membuat jalanan menjadi panas saat sinar matahari terik.
(ern/ern)











































