"Kalau menurut saya kuat dugaan pelakunya orang dalam. Soalnya tidak ada yang diacak-acak atau dibongkar paksa," tutur Hardi saat dihubungi detikbandung melalui telepon Minggu (20/12/2009).
Ketika dikonfirmasi apakah kasus ini juga berhubungan dengan pihak keamanan yang turut membantu, Hardi tidak bisa memastikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rabu (9/12/2009) lalu, Dr Hardi Siswo Soedjana kecolongan barang-barang berharga yang biasa dibawanya ketika bertugas. Tanpa curiga, propertinya yang biasa dibawa ketika praktek disimpan di ruang tamu ruang kerjanya. Saat ditinggal operasi mendadak barang-barang tersebut raib.
Hampir dua minggu berselang, barang-barang yang raib masih belum kembali. Kurang ketatnya pengamanan rumah sakit diduga sebagai penyebab seringnya kasus kehilangan seperti ini terjadi.
(dip/dip)











































