Biaya Tinggi, Investor Cina Batal Danai Pembangunan Subway

Bandung Mimpi Bangun Subway

Biaya Tinggi, Investor Cina Batal Danai Pembangunan Subway

Baban Gandapurnama - detikNews
Jumat, 18 Des 2009 19:14 WIB
Bandung - Subway atau kereta bawah tanah yang diiimpikan bakal hadir di Kota Bandung, meleset jauh dari wacana Pemkot Bandung selama ini. Investor asal Cina, akhirnya membatalkan sistem transportasi bawah tanah tersebut karena tingginya biaya.

Hal ini diungkapkan Koordinator tim pemrakarsa Petrina Faustine kepada wartawan usai rapat dengan Walikota Bandung Dada Rosada beserta jajarannya di Pendopo Kota Bandung, Jumat (18/12/2009). Menurutnya, pembangunan subway bisa merogoh kocek 120 dollar Amerika Serikat atau senilai Rp 1,2 triliun.

โ€œSetelah tiga kali pertemuan dengan pihak Pemkot Bandung, bahasannya masih pembangunan subway. Namun setelah itu, kami menawarkan alternatif transportasi lain yang mampu menghemat biaya pembangunan dan mengatasi masalah kemacetan di Kota Bandung," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walikota Bandung Dada Rosada menilai langkah tersebut bisa menjadi keputusan terbaik. Dirinya membantah kalau subway hanya sebatas mimpi belaka yang tak tercapai.

"Bila ada alternatif lain yang memungkinkan direalisasikan, maka itulah yang akan dikerjakan," ujar Dada.

Dalam pertemuan tersebut, Dada menyoroti pemanfaatan dana pinjaman lunak yang disiapkan pemerintah Cina untuk membangun sistem transportasi massal modern di Kota Bandung. Dada mengungkapkan, keseluruhan dana pinjaman ke pemerintah Indonesia berjumlah 800 juta US $. Sementara Jawa Barat, kata Dada, mendapat alokasi sebesar 120 juta US $.

"Kami berupaya kepada pemerintah pusat agar mendapat dana tersebut,โ€ kata Dada.

(bbp/ema)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads