'Razia Anjal dan Gepeng Tidak Efektif'

'Razia Anjal dan Gepeng Tidak Efektif'

- detikNews
Senin, 14 Des 2009 16:41 WIB
Razia Anjal dan Gepeng Tidak Efektif
Bandung - Penanggulangan anak jalanan (anjal), gelandangan, dan pengemis dengan cara dirazia dan kejar-kejar-kejaran dinilai kurang efektif karena tidak ada penanganan khusus setelah mereka dirazia aparat. Diperlukan pendekatan persuasif untuk mengatasi masalah tersebut.

Hal itu disampaikan  Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Asep Dedy Ruyadi kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Senin (14/12/2009).

"Bisa jadi efektif kalau setelah razia ditampung atau di rehabilitasi, kalau ini kan jadi seperti PKL, setelah razia selesai, mereka pada balik lagi,"  ujar Asep.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Asep, perlu ada pertemuan antara Pemkot Bandung dengan berbagai elemen masyarakat untuk membahas lebih lanjut mengenai masalah anak jalanan, gelandangan, dan pengemis ini.

"Kita usulkan, agar Pemkot melakukan pertemuan dengan SKPD terkait, masyarakat, ormas, untuk sama-sama mengatasi anjal dan gepeng ini," ujar Asep.

Lebih lanjut Asep mengatakan, rencana tersebut diusulkannya atas hasil studi banding DPRD Kota Bandung ke Yogyakarta. Menurut Asep, di Yogya anjal dan gepeng sudah tertangani dengan baik.

"Mereka di sana tidak pernah melakukan kejar-kejaran razia gepeng dan anjal seperti di Bandung, mereka mengantisipasinya dengan cara pendekatan," jelas Asep.

Pendekatan yang dimaksud, kata Asep, yaitu dikontrol, diawasi melalui RT, RW, dan kelurahan. "Selain data dari BPS, mereka juga punya data sendiri mengenai jumlah gepeng dan anjal, semua pihak terjun langsung untuk mengatasi masalah ini," terang Asep.

Kurangnya tempat rehabilitasi dan penampungan pun dinilai Asep masih alasan tidak tertanganinya anjal dan gepeng di Kota Bandung. "Kita punya di Karangsari, Caringin, tapi belum cukup. Memang perlu ada pembicaraan dengan berbagai pihak untuk bisa mengatasi masalah ini, sehingga anggaran di Dinas Sosial dapat digunakan dengan baik," ujarnya.

(avi/ern)


Berita Terkait