Polisi Bubarkan Ratusan Massa PP

Dua Anggota Orman Babak Belur

Polisi Bubarkan Ratusan Massa PP

- detikNews
Jumat, 11 Des 2009 18:29 WIB
Polisi Bubarkan Ratusan Massa PP
Bandung - Sekitar 300 massa Pemuda Pancasila (PP) dibubarkan polisi saat berkumpul di Kantor Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Bandung, Jalan Juanda 37.

Massa PP mulai berkumpul sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (11/12/2009), datang secara bergelombang dari Bogor, Kabupten Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan beberapa daerah lainnya di Jabar.

Tujuan mereka adalah menggelar rapat dengan beberapa perwakilan Komandan Inti (Koti) PP di Jabar. Mereka mempertanyakan proses hukum yang sedang berjalan, terkait penyerangan dan pemukulan anggota PP di Caesar Palace, sebuah tempat hiburan di Braga, Bandung. Beberapa saat setelah massa berkumpul, polisi pun tiba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"MPC mempertanyakan proses penegakan hukum yang dilakukan polisi. Dan ternyata sudah dilakukan sesuai prosedur," kata Ketua MPC Bandung Barat Agung Darsono usai bertemu polisi yang datang ke lokasi.

Hal sama dikatakan Sekretaris MPC Kabupaten Garut Dolly Yusuf. "Kita sudah mengetahu bahwa ini sudah clear, bahwa polisi telah menangani kasus ini sesuai prosedur. Kita jamin tidak akan terjadi apa-apa," ujarnya.

Dolly mengimbau para anggota PP agar tidak terprovokasi. "Jangan terpancing isu, tetap kepala dingin," kata Dolly.

Sementara itu Kasat Intel Polwiltabes Bandung AKBP Bahtiar Ujang Purnama menuturkan, kedatangan mereka ke lokasi untuk memberikan infomasi kepada anggota PP yang saat itu sedang berkumpul.

"Kita ingin meluruskan informasi yang disalahtafsirkan yang sampai kepada PP. Namun setelah dijelaskan bahwa sudah dilakukan sesuai prosedur, dan menangkap beberapa pihak yang terlibat, mereka mengerti," ujar Bahtiar.

Terkait kasus pemukulan di Caesar Palace, sampai saat ini polisi telah menetapkan 3 tersangka. Namun opolisi masih enggan menyebutkan identitasnya.

"Kita tidak melihat dia dari mana atau dia siapa. Yang penting kita sudah melakukan penangkapan sesuai prosedur yang berlakuk," imbuh Wakasat Reskrim Polwiltabes Kompol Andre Gama.

Setelah polisi datang, suasana di Kantor MCP PP berangsur-angsung lengang. Halaman parkir yang awalnya penuh oleh massa PP berseragam oranye, berangsur lengang.

Untuk membubarkan massa, polisi datang dengan beranggotakan sekitar 20 personel berpakaian preman. Beberapa di antaranya membawa senjata laras panjang. (lom/lom)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads