Hal itu disampaikan dari perwakilan penerbit, Chef Editor Salamadani Publishing Tasaro GK, kepada detikbandung, Kamis (10/12/2009). "Saat tahu buku itu hilang, kita langsung lapor ke polres di Sukabumi," ujarnya.
Tak hanya itu, Mansur juga melaporkan kasus ini ke Polda Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum terima laporannya, jadi saya belum berani bicara. Ya bisa saja melapor ke sini, meski kejdiaannya di Sukabumi," ujarnya.
Hilangnya draf buku 'Api Sejarah' Jilid II terjadi saat diskusi buku Api Sejarah jilid I di Pemkot Sukabumi, Rabu kemarin (9/12/2009). Saat Mansur asyik melayani permintaan tanda tangan dari puluhan peserta diskusi, draf buku jilid II yang di simpan di meja hilang.
(ern/ern)










































