Polwiltabes Bandung kini sudah menahan dua pelaku yang diduga menganiaya dua anggota Pemuda Pancasila, Jericho dan Ali, yang berasal dari Bandung Fighting Club (BFC). Polisi kini masih memburu dua pelaku lainnya.
"Kami sudah menangkap dua tersangka yang diduga terlibat penganiayaan. Mereka ditahan di Mapolwiltabes Bandung," kata Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno kepada wartawan saat pengamanan Asian Parliamentary Assembly (APA), di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (8/12/2009).
Imam menerangkan kedua tersangka yang semuanya pria itu berinisial MR dan N. Mereka ditangkap di Bandung usai kedua korban melapor ke Mapolwiltabes Bandung. Tak hanya itu, kata Imam, pihaknya masih mengejar dua tersangka lainnya berinisial Rn dan PD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara yang terlibat penganiayaan ini baru 4 orang. Namun, dalam penyidikan ke depan, jumlah tersangka kemungkinan bisa bertambah," terang Imam.
Senin (7/12/2009) sekitar pukul 19.00 WIB, dua anggota PP Jabar yang diduga menjadi korban penganiyaan melapor ke Polwiltabes Bandung. Kedua korban didampingi pengacara serta puluhan anggota PP Jabar.
Sebelumnya kedua korban itu terlibat pertikaian di tempat hiburan Caesar Palace, Senin (7/12/2009) dini hari. Sore harinya, keduanya dijemput pengurus PP Jabar di kawasan komplek Batununggal Indah. Wajah keduanya dalam kondisi babak belur.
Beberapa jam setelah laporan tersebut, massa PP Jabar dan BFC terlibat bentrok di depan gedung Caesar Palace (CP), Jalan Braga, Kota Bandung. Kasus ini diduga kuat rangkaian dari peristiwa pemukulan terhadap atlet tinju nasional, Alwi Makay, beberapa waktu lalu.
(bbp/ern)











































