27 Pemuda Pancasila dan 23 dari BFC Diperiksa

Penyerangan Caesar Palace

27 Pemuda Pancasila dan 23 dari BFC Diperiksa

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 08 Des 2009 12:30 WIB
27 Pemuda Pancasila dan 23 dari BFC Diperiksa
Bandung -

Buntut dari penyerangan tempat hiburan malam Caesar Palace (CP) oleh puluhan orang dari Ormas Pemuda Pancasila (PP), polisi mengamankan 27 orang anggota PP dan 23 orang dari Bandung Fighting Club (BFC).

Hal itu disampaikan Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno di sela-sela pengamanan acara Asian Parliamentary Assembly (APA) di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Selasa (8/12/2009). "Mereka sudah kita limpahkan semua ke Polda Jabar," katanya.

Menurutnya dalam kasus ini polisi bersikap netral, tidak akan memihak. "Kami tidak akan memihak pada Pemuda Pancasila maupun Bandung Fighting Club," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Imam mengatakan dalam penyerangan CP Senin malam, dua orang yang berasal di PP luka-luka.

Ketika disinggung apakah polisi kecolongan karena dekatnya lokasi penyerangan dengan Gedung Merdeka, tempat acara APA yang dibuka Presiden SBY, Imam membantahnya. "Ya kita tidak kecolongan, pas semalam kan kita langsung tanggap dan atasi," katanya.

Data yang disampaikan Kapolwil ini berbeda dengan keterangan Kuasa Hukum PP Ahmad Ridwan, sebelumnya kepada detikbandung. Menurut Ahmad yang diperiksa di Polda Jabar sekitar 40 orang.

Sekitar 50 orang yang diduga berasal dari Pemuda Pancasila (PP) menyerang tempat hiburan Caesar Palace (CP) di Jalan Braga, pukul 23.15 WIB, Senin malam.

Diduga penyerangan itu karena adanya pemukulan terhadap dua orang anggota PP yaitu Jericho (27) dan Ali (27) pada Senin dini hari. Kedua orang itu kemudian dibawa ke Batununggal oleh orang yang diduga security CP.

Ada kabar jika pemukulan terhadao Jericho dan Ali terkait pemukulan terhadap petinju nasional Alwi Makay beberapa waktu lalu. Diduga yang melakukan pemukulan adalah anggota PP. Sementara polisi sendiri sudah mengamankan pelaku pemukulan terhadap Alwi, yang merupakan oknum anggota Polda Jabar.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads