Demikian tegaskan oleh Ketua BFC, Edwin Senjaya saat dihubungi, Senin (7/12/2009) malam. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua orang yang kemudian diketahui sebagai anggota PP Jabar itu diamankan oleh petugas security CP di markas BFC. Karena kebetulan petugas security di CP adalah anggota BFC.
"Saya tidak tahu kenapa dibawa ke BFC. Tapi dapat saya pastikan tidak ada pemukulan di tempat latihan kami di Batununggal," tegasnya.
Ditambahkan olehnya, sampai saat ini dirinya tidak mengetahui secara jelas kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima olehnya, kedua anggota PP Jabar tersebut berselisih.
"Saya tidak tahu kenapa. Tapi info yang saya terima mereka berselisih," katanya tanpa menjelaskan perselisihan yang dimaksud.
Sebelumnya, kedua korban tersebut dianiaya Caesar Palace (CP), sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jalan Braga pada Senin (7/12/2009) dini hari. Lalu, keduanya dibawa oleh orang yang diduga security CP ke GOR Batununggal yang juga merupakan markas dari Bandung Fighting Club (BFC).
Sekitar pukul 17.30 WIB, pengacara dan 5 orang pengurus PP Jabar menjemput mereka. Pukul 19.00 WIB dengan didampingi oleh pengacara dan sekitar 50-an anggota PP Jabar, keduanya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolwiltabes Bandung.
Diduga kasus ini adalah buntut dari kasus penganiyaan petinju nasional di tempat yang sama beberapa waktu lalu.
(afz/afz)











































