Korban Dibawa di Markas BFC Tapi Tidak Dianiaya

Dua Anggota Ormas Babak Belur

Korban Dibawa di Markas BFC Tapi Tidak Dianiaya

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 07 Des 2009 22:22 WIB
Korban Dibawa di Markas BFC Tapi Tidak Dianiaya
Bandung -

Jericho (27) dan Ali (27), dua orang anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) Jabar babak belur saat ditemukan di GOR Batununggal yang juga sekaligus markas Bandung Fighting Club (BFC). Namun pihak BFC membantah menganiaya keduanya di markas mereka.

Demikian tegaskan oleh Ketua BFC, Edwin Senjaya saat dihubungi, Senin (7/12/2009) malam. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua orang yang kemudian diketahui sebagai anggota PP Jabar itu diamankan oleh petugas security CP di markas BFC. Karena kebetulan petugas security di CP adalah anggota BFC.

"Saya tidak tahu kenapa dibawa ke BFC. Tapi dapat saya pastikan tidak ada pemukulan di tempat latihan kami di Batununggal," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan olehnya, sampai saat ini dirinya tidak mengetahui secara jelas kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima olehnya, kedua anggota PP Jabar tersebut berselisih.

"Saya tidak tahu kenapa. Tapi info yang saya terima mereka berselisih," katanya tanpa menjelaskan perselisihan yang dimaksud.

Sebelumnya, kedua korban tersebut dianiaya Caesar Palace (CP), sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jalan Braga pada Senin (7/12/2009) dini hari. Lalu, keduanya dibawa oleh orang yang diduga security CP ke GOR Batununggal yang juga merupakan markas dari Bandung Fighting Club (BFC).

Sekitar pukul 17.30 WIB, pengacara dan 5 orang pengurus PP Jabar menjemput mereka. Pukul 19.00 WIB dengan didampingi oleh pengacara dan sekitar 50-an anggota PP Jabar, keduanya melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolwiltabes Bandung.

Diduga kasus ini adalah buntut dari kasus penganiyaan petinju nasional di tempat yang sama beberapa waktu lalu.

(afz/afz)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads