Rumah milik Dedi Darman di Komplek Sekejati, Jalan Sekejati, RT 1 RW 11, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, disatroni pencuri dengan cara merusak gembok pagar dan pintu utama, Senin (7/12/2009). Diduga pencuri masuk setelah Dedi keluar rumah untuk menghadiri nikah kerabatnya di Ciwidey.
Menurut petugas keamanan komplek, Datuk (52), kejadian pencurian tersebut diketahui setelah anak perempuan Dedi bernama Dian tiba di rumah sekitar pukul 15.00 WIB.
Melihat pintu terbuka dan suasana rumah yang berantakan, Dian melapor kepada dirinya. "Anak yang punya rumah tiba-tiba datang ke saya. Nah, lalu ngomong kalau rumah ayahnya kecurian. Soalnya daun pintu rumah rusak bekas dicongkel," jelas Datuk di
lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugianto sedang pergi bersama istrinya ke suatu acara.
"Pa Dedi tadi bersama istrinya pergi menggunakan mobil ke acara undangan nikah di Ciwidey. Jadi, rumah lagi kosong," kata Sugianto sambil menambahkan kalau Dedi merupakan pensiunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Menurut Sugianto, diduga pencuri masuk ke rumah setelah mengetahui penghuni beranjak pergi. Sebab, Dedi dan istrinya keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB. "Sepertinya
pelakunya sudah mengetahui suasana rumah," ujarnya.
Rumah milik Dedi ini berlantai dua. Kuat dugaan pelaku masuk setelah merusak gembokpagar dan mencongkel pintu utama. Mendapat informasi pencurian, petugas identifikasi dari Polres Bandung Tengah langsung meluncur ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Belum diketahui kerugian dan barang berharga apa saja yang digondol pencuri. "Barang berharga yang hilang belum diketahui. Soalnya ibunya belum datang, lagi di Ciwidey," jelas Dian yang berencana melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini.
(bbp/dip)











































