RSHS Masih Lambat Deteksi Kasus HIV/AIDS

RSHS Masih Lambat Deteksi Kasus HIV/AIDS

- detikNews
Minggu, 06 Des 2009 18:17 WIB
RSHS Masih Lambat Deteksi Kasus HIV/AIDS
Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) sebagai rumah sakit rujukan bagi penderita AIDS masih terlambat dalam mendeteksi penyebaran penyakit ini di masyarakat. Sebagian besar masyarakat yang ikut Program Terapi Rumatan Metadon RSHS sudah dalam keadaan AIDS.

Dalam rilis yang diterima detikbandung, Minggu (6/12/2009), dr. Teddy Hidayat, Ketua Tim Program Terapi Rumatan Metadon RSHS mengatakan dari sekitar 1.500 pasien HIV positif datang ke RSHS, lebih dari setengahnya sudah dalam keadaan AIDS. Hal ini menjadi tantangan bagi semua pihak yang aktif menanggulangi AIDS untuk dapat mendeteksi kasus HIV dari awal.

"RSHS saja yang menjadi rumah sakit rujukan masih terlambat mendeteksi kasus, bagaimana dengan daerah? Inilah pekerjaan rumah kita terutama bagi dokter, calon dokter, maupun LSM untuk mendeteksi kasus sejak awal," ujar Teddy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, masyarakat yang berperilaku risiko tinggi terinfeksi HIV sebaiknya melakukan tes HIV sejak dini.

Hingga September 2009, Dinas Kesehatan Provinsi Jabar mencatat terdapat 4.929 kaus HIV/AIDS. Sekitar 60 persennya tercatat sebagai kasus AIDS dan 1.930 kasus HIV positif. Sekitar 66 persen disebabkan penggunaan jarum suntik yang tidak steril di kalangan pengguna narkoba suntik. Kelompok usia 20-29 tercatat paling banyak terinfeksi HIV hingga mencapai 2.783 kasus. Berarti hampir sekitar 56 persen kasus HIV/AIDS terjadi di kalangan usia produktif.

(ema/ema)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini