Bandung -
Pemkot Bandung akan menghitung jumlah rumah susun (rusun) yang dibutuhkan di Kota Bandung, berdasarkan permintaan dari warga yang menginginkannya. Saat ini, Pemkot mengaku masih kesulitan untuk membangun rusun.
"Tergantung tanahnya ada atau tidak, masyarakatnya mau atau tidak. Itu kan harus dipertimbangkan," kata Dada kepada wartawan usai acara Bakti Sosial di Kampus STKS, Jalan Ir Juanda, Rabu (2/12/2009).
Dada mencontohkan, warga di Jamika pada tahun 2003 menolak dibangunnya rumah susun, yang kemudian menyatakan setuju pada tahun 2006, namun kini kembali menolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu saya baru 2 minggu jadi wali kota, saya minta kerjasama dengan warga untuk membangun rumah susun karena daerah disitu padat, kesehatan dan pendidikan jadi kurang bagus, belum lagi kalau nanti kebakaran. Tapi kalau masyarakatnya tidak mau, ya tidak bisa," jelasnya.
(tya/avi)