Sebuah mobil Espas tahun 2002 dengan nomor polisi B 8920 TL terbakar saat sedang diservis di Bengkel Asem Reges, Jalan Stasiun Timur, Selasa (1/12/2009).
Menurut seorang petugas bengkel Deden Supriyanto, peristiwa yang terjadi pukul 16.45 WIB tersebut bermula dari mobil biru tua milik Wiwi Fatimah (65) yang sedang dibersihkan karburatornya, tiba-tiba mengeluarkan percikan api.
"Pas mau ngebersihkan saringan bensin itu koslet, langsung ada percikan api, dan langsung membesar," ujar Deden saat ditemui di tempat kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi api sempat dipadamkan dengan air seadanya oleh pegawai bengkel lainnya. Sempat juga pakai air mineral galon, tapi api tidak bisa padam," imbuh Deden.
Namun setelah 15 menit, api berhasil dipadamkan dengan menggunakan satu alat pemadam kebakaran milik toko yang ada di samping bengkel.
Sementara itu, Wiwi yang merupakan warga Kota Cimahi ini sebelumnya mengeluhkan mobilnya susah dihidupkan. Karena masih ada garansi, dia lalu datang ke bengkel untuk membetulkan mobilnya.
"Tadi tuh udah bagus dan udah beres kata petugas bengkelnya, tapi ada percikan api dan langsung gede," ujar perempuan berkerudung tersebut.
Dari keterangan Wiwi di dalam mobil tersebut terdapat 4 buah alat penjernih air untuk minum, masing-masing seharga Rp 700 ribu. Serta satu alat pijat seharga Rp 1,5 juta.
Namun untungnya, pihak bengkel akan mengganti rugi mobil Wiwi yang terbakar. "Ini kan mobil pemberian anak saya, saya pengen ganti sama mobil lagi. Pemilik bengkel sudah menyanggupi. Masa saya harus jalan, ini kan pemberian anak saya," tutur Wiwi.
Saat ini mobil tersebut sudah di derek dan dibawa ke Mapolwiltabes Bandung. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Stasiun Timur sempat tersendat. (avi/avi)











































