"Tidak ada ketegasan dari Presiden, ceramah yang diberikan semalam bersifat normatif. Seharusnya Presiden mencabut Kapolri dan Kajagung," kata Koordinator aksi yang juga menjabat sebagai Menlu BEM Unpad, Aji Ramdan di sela-sela aksi.
Massa juga geram dengan tidak ditahannya Anggodo yang menurut mereka, ada upaya dari Anggodo untuk mengatur kasus yang melilit KPK vs Polri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demonstran yang masing-masing memakai jas almamater kampusnya, juga membawa poster yang di antaranya bertuliskan 'Copot Kajagung dan Kapolri'.
Aksi yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berjalan damai, dengan dijaga ketat oleh 30 orang polisi.
(avi/ern)










































