Pemprov Jabar Akan Larang Pegawai Tidur di Gedung Sate

Meninggal di Gedung Sate

Pemprov Jabar Akan Larang Pegawai Tidur di Gedung Sate

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 24 Nov 2009 11:02 WIB
Pemprov Jabar Akan Larang Pegawai Tidur di Gedung Sate
Bandung - Pasca kematian Nursasih (41) di Ruangan Biro Perekonomian di Gedung Sate, Senin (23/11/2009), Pemprov Jabar akan mengeluarkan larangan bagi para petugas kebersihan atau divisi lainnya menginap di kantor kegubernuran.

Menurut Kabag Humas Pemprov Jabar Dani Herdiana, jumlah petugas kebersihan yang dikontrak Pemprov Jabar sebanyak 50 orang. Sepuluh orang di antaranya termasuk Nursasih, menginap di kantor.

"Selama ini memang tak ada aturan jelas apakah boleh tidur di kantor atau tidak, tapi kami sering mengimbau agar para petugas kebersihan tak tidur di kantor. Tapi kami kan punya perasaan manusiawi juga, masa mereka tidur di luar," ujarnya saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Selasa (24/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kata dia, setelah kematian Nursasih yang jenazahnya ditemukan di ruang biro perekonomian, pihaknya akan bekerjasama dengan Biro Hukum untuk membuat aturan jelas, mengenai larangan tidur di kantor.

"Selain karena kejadian kemarin, ini juga karena faktor keamanan. Karena banyak arsip penting kan di sini," kata Dani.

Menurut dia, selain petugas keamanan dalam (Kamdal), tak boleh ada pegawai lainnya yang menginap di kantor. "Hanya petugas keamanan yang boleh 24 jam berada di kantor," tandas Dani.

Dani menambahkan selama ini Nursasih tidur di kantor. "Dia kan warga Majalengka, dan jarang pulang. Paling 2 minggu sekali dia pulang atau malah enggak pulang lama," tuturnya.

Nursasih ditemukan sudah tak bernyawa sekitar pukul 06.00 WIB, kemarin, di ruangan biro perekonomian. Nursasih dalam kondisi duduk dan mulut menganga saat ditemukan. Dari hasil olah TKP, polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga Nursasih meninggal karena sakit.

Jenazah sore kemarin langsung dibawa ke Majalengka, kampung halaman Nursasih.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads