Seniman Bandung Bakar 'Buaya' dan 'Anggodo'

Seniman Bandung Bakar 'Buaya' dan 'Anggodo'

Baban Gandapurnama - detikNews
Minggu, 22 Nov 2009 17:28 WIB
Seniman Bandung Bakar Buaya dan Anggodo
Bandung -

Sejumlah seniman dan budayawan Bandung membakar replika buaya serta lukisan polisi berwajah buaya. Aksi tersebut berlangsung di kawasan Babakan Siliwangi, Minggu (22/11/2009).

Para seniman dan budayawan yang hadir di antaranya Tisna Sanjaya, Rahmat Jabaril dan Hawe Setiawan. Tampak pula Teten Masduki dan perwakilan Imparsial yaitu Rusdi Marpaung.

"Selama ini, political will pemerintah sangat kurang terhadap korupsi. Maka itu, KPK hadir sebagai konter untuk masalah korupsi yang marak di Indonesia," jelas Teten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teten menambahkan, banyak negara telah sukses melawan korupsi karena adanya keinginan dari para pemimpinnya. Namun di Indonesia, sambung Teten, pemberantasan terhadap korupsi seolah tidak didukung pemerintah.

"Ketika KPK diganggu, maka masyarakatnya bangkit," ujar Teten.

Sementara itu, Rusdi Marpaung berharap Presiden SBY untuk segera memberi keputusan hasil rekomendasi tim delapan. "Jika SBY tidak mengambil tindakan hingga Selasa nanti, maka rakyat harus membangkang. Tentu saja dengan cara-cara damai," ungkap Rusdi.

Replika buaya yang panjangnya sekitar tiga meter itu terbuat dari rangka bambu. Tubuhnya ditempeli kertas semen. Buaya ini tampil menggigit sebuah lukisan ukuran 2x1Β  meter yang bergambar polisi berwajah buaya. Dalam seragam polisi itu terpampang tulisan 'Anggodo'.

(bbp/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads