"Untuk sementara posko disiapkan di Masjid sekitar supaya warga yang rumahnya terancam bisa menempati posko tersebut," kata Lurah Babakan Surabaya Dadang Sopyan, saat meninjau lokasi ambrolnya rumah di Gang Slamet 2 RT 2 RW 2, Kecamatan Kiaracondong.
Dadang juga mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada yang rumahnya mengalami kerusakan akibat amblasnya tanah dan benteng bantaran sungai untuk mengungsi. Namun warga tetap memilih untuk berdiam di rumahnya. "Warga pilih bertahan di rumahnya," jelas Dadang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling juga untuk sementara dibuat sulam kawat untuk menahan supaya tidak kejadian serupa," kata Rukiman.
Ambrolnya benteng di daerah aliran sungai Cidurian terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, Jumat (20/11/2009). Kejadian tersebut mengakibatkan satu unit rumah hanyut terbawa arus sungai.
(ahy/avi)










































